Kapal Udara lepas landas dari Kampus. Band yang terbentuk dari pertemanan sesama mahasiswa Antropologi dan tampil di acara-acara kampus, kini mulai mencuat meramaikan alunan musik folk hari ini. Terbentuk tahun 2015, perlahan Kapal Udara mendarat dari satu panggung ke panggung yang lain.

Dengan musik yang easy listening, lirik yang sederhana, dan sejarah pertemanan membuat Kapal Udara memiliki semangat keakraban, “Musik Mencari Teman.”

Kapal Udara sebagai teman, baik dalam perjalanan maupun meraih tujuan, mencoba menarasikan tema-tema penghidupan. Penghidupan yang dimaksud, adalah segala yang berhubungan dengan sumber/modal penghidupan (air, tanah, uang), strategi penghidupan (bekerja, beralih pekerjaan), dan hambatan-hambatan penghidupan (bencana, penggusuran, politik, dll).

Tema-tema tersebut, secara sederhana sebagai usaha untuk membuat pendengar karya Kapal Udara mampu melihat realitas masyarakat di sekelilingnya. Lagu-lagu kapal udara dalam waktu dekat akan dirilis ke dalam mini album “Seru dari Hulu” berisi lima lagu: Menyambut, Melaut, Menanam, Menari, dan Merantau.

Check other Line up

M. Ifan Adhitya

Afifuddin Suhaeli Kalla

Adi Gunawan (Hujan Buatan)

Riri Riza